Tampilkan postingan dengan label GA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GA. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Februari 2017

cara agar tulisan di blog tidak dapat di copy

cara agar tulisan di blog tidak dapat di copy

Semua Ada (BeHangat)-Hallo Pembaca Semua Ada (BeHangat) pada kesampatan kali ini saya akan mencoba memberikan tutorial tentang Cara Agar Postingan Blog Tidak Bisa di Copy Paste Kecuali Bagian Tertentu. Kenapa saya memberikan tutorial ini karena banyak para blogger yang semakin merasa terganggu karena artikel yang sudah mereka buat di copy paste secara cuma-cuma oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
cara agar tulisan di blog tidak dapat di copy


Pada jaman sekarang ini memang sudah banyak blogger yang profesional maupun blogger amatir yang masih belajar tentang yang namanya blogger.

Paling dihawatirkan para blogger pemula yaitu sering kali meng-copas artikel milik orang lain karena pada umumnya para blogger pemula begitu sangat kebingungan membuat artikel yang akan di masukan ke dalam blog mereka.

Maka dari itu saya akan mencoba memberikan artikel tentang Cara Agar Postingan Blog Tidak Bisa di Copy Paste Kecuali Bagian Tertentu. Saya akan menjelaskan agar postingan tidak bisa di Blok hanya pada bagian postingan saja karena jika keseluruhan blog tidak bisa di blok tentunya akan tidak baik untuk kelansungkan blog sobat.

Tetapi pada bagian postingan tentunya pasti akan ada yang harus di Copy Paste, nah pada bagian ini sobat memakai yang namanya Quote, apa itu quote?
Quote merupakan tempat menyimpan kata yang terpenting biasanya tersimpan kode HTML atau kode yang lainya.

Contoh quote seperti di bawah ini.
Ini adalah Kata yang Bisa di Copi Paste

Nah berikut langkah-langkahnya :

1. Silahkan masuk ke dashboard blogger sobat
2. Masuk ke Template > Edit HTML
3. Jika sudah masuk silahkan sobat tekan pada keyboard Ctrl + F
4. Lalu cari
]]></b:skin> atau </style>
Baca Juga
5. Silahkan sobat tambahkan kode di bawah ini di atas kode ]]></b:skin> atau </style>
.post-outer {
-webkit-touch-callout:none;
-webkit-user-select:none;
-khtml-user-select:none;
-ms-user-select:none;
-moz-user-select:none;
}
.post blockquote,.post pre,.post code{
-webkit-touch-callout:text;
-webkit-user-select:text;
-khtml-user-select:text;
-ms-user-select:text;
-moz-user-select:text;
}
6. Jika sudah silahkan Simpan

Nah sampai sejauh ini sudah selesai langkah-langkahnya sekarang tinggal pembaca BeHangat test sendiri di blog pembaca BeHangat apakah masih bisa di copy paste atau sudah tidak bisa.

Jika pembaca BeHangat akan mengetes dan membuat Quote di postingan pembaca BeHangat, berikut caranya :

1. Buka Blogger sobat > pilih Entri baru
2. Pada saat akan mengetikan artikel sobat pilih HTML
2. Silahkan sobat ketikan <blockquote>Isi quote ..</blockquote>

Penjelasanya jika artikel biasa yang tidak menggunakan quote pada HTML artikel akan berupa <br /> ditutup dengan <br /> . Tetapi jika sobat akan menambahkan quote yaitu dengan <blockquote> ditutup dengan </blockquote>. Cukup simple dan mudah sobat hanya tinggal mengubah kode yang berada pada HTML.

Sekian Tutorial yang bisa BeHangat berikan mengenai Cara Agar Postingan Blog Tidak Bisa di Copy Paste Kecuali Bagian Tertentu semoga bermanfaat bagi pembaca BeHangat yang terlah membaca artikel ini.

Jika ada kritik dan saran bisa berkomentar di bawah ini.
Cara Memasang Tombol Share Pinterest, Facebook, Twitter Melayang Di Blogger

Cara Memasang Tombol Share Pinterest, Facebook, Twitter Melayang Di Blogger

Cara Memasang Tombol Share Pinterest, Facebook, Twitter Melayang Di Blogger

Semua Ada (BeHangat)-Ini adalah salah satu dari beberapa widget social sharing yang paling saya sukai karena tampilannya yang rapi dan tidak berantakan. Anda telah melihat tren dari jumlah tombol share melayang di blog-blog populer. Pengembang telah menciptakan versi yang berbeda dari bar ini dan menerapkan efek Jquery dan gaya CSS3 tapi widget ini berbeda karena mengandung kustom Pinterest, Facebook, Twitter, dan tombol Email. Layanan seperti Addthis dan ShareThis keduanya melakukan pekerjaan yang besar, tetapi mereka masih perlu bekerja pada beberapa masalah integrasi plugin mereka. Pinterest pin it button lah yang menyebabkan masalah besar dan kegagalan dalam mengambil gambar thumbnail yang benar. Dalam kebanyakan kasus, bahkan tidak menampilkan gambar sehingga membuat konsep pinning terasa hambar. Namun bar ini didesain ulang dari widget yang disediakan oleh ShareThis untuk membuat yang baru dengan memperbaiki semua kekurangan. Tombol share ini akan melayang di sebelah kiri posting blog Anda dan akan melayang mengikuti scroll pengunjung ke atas atau ke bawah postingan. Widget ini berisi counter dari situs jejaring sosial yang memiliki potensi untuk membawa traffic blog Anda dengan cara mensirkulasi konten Anda ke khalayak yang lebih luas. Kami telah menguji widget ini pada beberapa browser seperti IE8+, Firefox, Google Chrome, dll dan semuanya bekerja dengan baik tanpa masalah kompatibilitas atau konflik desain. Marilah kita bekerja sekarang!

Tombol Sosial Share yang Mana yang Harus Digunakan? 

Prioritas pertama yang harus ada adalah Facebook, Google +, Twitter, Linkedin dan Sekarang Pinterest. Semua sosial share ini memainkan peranan dengan baik dalam sirkulasi konten Anda melalui banyak pengunjung. Social Media adalah mesin yang bekerja non-stop, yang jika didorong dengan benar dan hati-hati dapat memberikan berton-ton traffic dan juga dapat menghasilkan dolar juga dari website Anda. Setelah menampilkan banyak tombol share pastinya akan mempengaruhi waktu loading blog Anda, karena itu saya telah menambahkan tombol share AddThis yang menyediakan pengunjung dengan lebih dari 330+ pilihan sosial sharing semua di satu tempat.

Kenapa Tidak Menggunakan JQuery?

Abaikan penggunaan JavaScript dan Jquery sebanyak mungkin. Browser seperti Internet Explorer masih kekurangan dukungan untuk semua fungsi yang ditawarkan oleh jquery. Apalagi JavaScript bertanggung jawab untuk persentase besar dari waktu beban blog Anda secara keseluruhan. Oleh karena itu tidak ditambahkan efek smooth sliding untuk plugin ini.

Bagaimana Cara Kerjanya? 

Saya telah mengintegrasikan Addthis dan layanan ShareThis di dalamnya. Dalam rangka untuk menyesuaikan tombol twitter dan lain-lain saya mengambil kode default ShareThis dan menyesuaikannya untuk mengubah gambar tombol, ukuran gelembung dan count text. Widget yang sejak awalnya kita kembangkan memang terlihat lebih menarik dibanding yang satu ini. Anda dapat melihat versi draft pertama yang dirancang pada gambar di bawah ini:

Baca Juga
Jika Anda lihat gambar di atas, tombol-tombol share kurang rapat dan menghabiskan banyak ruang di blog Anda. Berbeda dengan ini yang terlihat lebih rapat dan seksi, juga tidak menghabiskan banyak ruang blog.

Cara Memasang Tombol Share Melayang

Langkah-langkahnya sangat mudah untuk diterapkan. Yang Anda butuhkan hanya mengcopy dan paste potongan panjang kode yang ada di bawah ini ke template Anda. Ikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Masuk ke Blogger > Template
2. Backup dulu template Anda
3. Klik Edit HTML
4. Klik Expand Widget Templates
5. Kemudian cari kode berikut ini:
<b:includable id='post' var='post'>

6. Letakkan kode di bawah ini tepat di bawah kode tadi:

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;static_page&quot;'>
<style>
.gnr_social_floating{
position:fixed; bottom:6%; margin-left:-72px; float:left; width:60px;
background-color:#f7f7f7; padding: 5px 0 0px 0px;
border-top:1px solid #ddd;
border-left:1px solid #ddd;
border-bottom:1px solid #ddd;
z-index:9999px !important;
border-radius:5px;-moz-border-radius:5px;-webkit-border-radius:5px;
}
.gnr_social_floating .gnr_side_social_button{
margin-bottom:5px;
float:none;
height:auto;
width:60px;
}
.gnr_social_floating .st_twitter_vcount, .gnr_social_floating.st_plusone_vcount,
.st_email{
margin-left:5px;
}
.gnr_social_floating .st_fblike_vcount{
margin-left:5px;
}
.gnr_social_floating .stButton_gradient{
background:none !important;
height:21px !important;
padding-left:0 !important;
}
.gnr_social_floating .chicklets, .gnr_social_floating .stMainServices {
background:url(&#39;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjX-yxYG2G5h0J8IWKO4YLH2N23sCJ_5QQsXSSRYALFOMe3ZhPXty1z56ac4otQr3ca-qfVyTDsQEJ8cRN4hI4jURndX-9h55rlI5B5xdzkF-k5ToHH-GOkgzAwLkfQtAAwJ0AO2Rq-i7sn/s400/gc_social_sprite.gif&#39;)
no-repeat !important;
height:19px !important;
width:45px !important;
padding:0 !important;
}
.st_email .chicklets{
background-position:0 -77px !important;
background-image:url(&#39;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjX-yxYG2G5h0J8IWKO4YLH2N23sCJ_5QQsXSSRYALFOMe3ZhPXty1z56ac4otQr3ca-qfVyTDsQEJ8cRN4hI4jURndX-9h55rlI5B5xdzkF-k5ToHH-GOkgzAwLkfQtAAwJ0AO2Rq-i7sn/s400/gc_social_sprite.gif&#39;)
!important;
}
.gnr_social_floating .st_twitter_vcount .st-twitter-counter{
background-position:0 -58px !important;
}
.gnr_social_floating .stButton_gradient{
border:none !important;
}
.gnr_social_floating .stBubble_count{
width:44px !important;
font-size: 15px !important;
font-weight: normal !important;
padding-top:7px !important;
height:23px !important;
background:none !important;
}
.gnr_social_floating .st_twitter_vcount .stBubble_count{
color:#00a6df;
background-color:#f8fbfc !important;
}
.st_fblike_vcount{
margin-bottom: 0px;
display: block;
}
.st_twitter_vcount{
margin-bottom: 3px;
display: block;
}
.st_email{
margin-bottom: 5px; margin-top: 3px;
display: block;
}
.gnr_social_floating .stBubble{
background-position: 21px 31px !important;
height:35px !important;
}.gnr_social_floating .st_pinterest_vcount{
margin-left:5px;
}
.gnr_social_floating .st_pinterest_vcount .st-pinterest-counter{
background-position:0 -19px !important;
}
.gnr_social_floating .st_pinterest_vcount .stBubble_count{
color:#FF0505;
background-color:#fbf8f8 !important;
}
.gnr_social_floating .st_pinterest_vcount .stBubble{
background-image:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXpahgQgt6_ASd_l-fdLpqBUbpz6FgntqcQom8rFB3kqnk82qTCAD0rS5HlDcJYXHuWd50lFmAFFB-kwKA94rpwMQn_5fl91VCNxAj_RrZ1aRY2Gqvhtb-HJTidkozLeCYl8dZ16WGMvsD/s400/bubble_arrow_pinterest.png')
!important;
}
.st_pinterest_vcount{
margin-bottom: 0px;
display: block;
}
</style>
<div class='gnr_social_floating'>
<script type='text/javascript'>var switchTo5x=true;</script>
<script src='http://w.sharethis.com/button/buttons.js' type='text/javascript'/>
<script type='text/javascript'>stLight.options({onhover:false});</script>
<span class='st_fblike_vcount' displaytext=''/>
<span class='st_twitter_vcount' displaytext='' st_via='BeHangat'/>
<span class='st_pinterest_vcount' displaytext=''/>
<div style='margin:0px 0 0 5px;'>
<span class='st_plusone_vcount' displaytext=''/>
</div>
<div class='addthis_toolbox addthis_default_style ' style='margin:5px 0px
5px 8px;'>
<a class='addthis_counter'/>
</div>
<script src='http://s7.addthis.com/js/250/addthis_widget.js' type='text/javascript'/>
<script type='text/javascript'>
var addthis_config = {
ui_cobrand: &quot;D-GENERA BLOG&quot;,
ui_header_color: &quot;#ffffff&quot;,
ui_header_background: &quot;#0080FF&quot;
}
</script>
<script type='text/javascript'>var addthis_config = {&quot;data_track_addressbar&quot;:true};</script>
<script src='//s7.addthis.com/js/300/addthis_widget.js#pubid=ra-5064705719d41eef'
type='text/javascript'/>
<span class='st_email' displaytext=''/>
<p style=' line-height:0px; font-size:10px; font-weight:bold; text-align:center;'><a
href='http://behangat.blogspot.com/2017/02/cara-memasang-tombol-share-pinterest.html'
style='color:#CAC8C8;'>Widgets</a></p>
</div>
</b:if></b:if>
Keterangan:

position:fixed; bottom:10% : Untuk mengatur tinggi rendah widget.

margin-left:-60px; float:left; : Untuk mengatur jarak kiri kanan windet.

background-color:#f7f7f7; : Untuk mengganti warna background widget.

DGeneraBlog : Gantilah dengan username Twitter Anda.

8. Simpan perubahan yang telah Anda lakukan.

Kesimpulan
Widget share melayang ini akan ditampilkan pada halaman posting saja dan tidak akan ditampilkan pada homepage. Widget ini memiliki latar belakang putih dan melayang di sebelah kiri posting blog. Jika Anda ingin membuat widget ini melayang di sebelah kanan maka yang Anda butuhkan adalah mengedit bagian dari kode yang sudah saya tandai. Jika ada tambahan atau koreksi silahkan tulis di kotak komentar yang tersedia.

Salam damai sobat blogger..!! :D

Sabtu, 18 Februari 2017

Cara Memilih Niche Yang Tepat, Blogger atau Wordpress....?

Cara Memilih Niche Yang Tepat, Blogger atau Wordpress....?

Cara Memilih Niche Yang Tepat, Blogger atau Wordpress....?

Semua Ada (BeHangat)- berbicara mengenai Blog memang tidak akan ada habisnya terlebih lagi jika yang dibahas berkaitan erat dengan yang namanya niche, suatu tema atau konten apa yang sebaiknya kita publikasi sesuai passion maupun hobby kita. Menyinggung soal niche, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengelola blog, yaitu Platform yang dipakai. Banyak sekali platform yang bisa dipakai untuk memiliki sebuah blog, namun dalam artikel ini saya akan mengulas 2 platform saja yaitu Blogger dan Wordpress.

Dalam penggunaan platform tentu menjadi pilihan yang menentukan mau dibawa kemana blog yang dikelola tersebut, beberapa hal ini mungkin bisa memberikan gambaran kepada kalian untuk menggunakan platform mana yang sekiranya tepat dan sesuai passion yang kamu miliki.

FITUR DAN PENGGUNAAN

WORDPRESS

Berbicara mengenai fitur pastinya Wordpress jauh lebih unggul daripada Blogger. Karena Wordpress memiliki beberapa plugin dan fitur tambahan untuk mempermudah dalam mengelola konten. Wordpress sangat cocok digunakan untuk pembuatan website-website besar. Untuk memiliki platform Wordpress itu kamu bisa memilih yang gratisan maupun yang berbayar. Platform Wordpress juga sangat mudah disetting menjadi blog peringkat 1 dalam penelusuran Google, dengan adanya plugin yang bernama Yoast pada Wordpress bisa menjadikan konten-konten berada di halaman pertama, namun itu juga tergantung dari user yang mengelolanya. Penggunaan Wordpress pun cukup mudah dan terlihat profesional. Interface yang ditampilkan pun cukup mudah untuk dimengerti.

BLOGGER

Meskipun fitur Wordpress lebih unggul daripada Blogger, tak ada salah juga jika kamu memilih platform blogger. Mengenai fitur yang diberikan oleh Blogger memang tidak seperti Wordpress yang menggunakan plugin, namun dalam hal desain dan rancangan template Blogger lah yang lebih unggul, ini juga tergantung dari user yang mengelolanya. Memilih blogger bisa sangat cocok bagi kamu yang masih awam dalam dunia per blog an, selain itu, dengan menggunakan Blogger, kamu tidak perlu ambil pusing memikirkan bahasa pemrograman, server maupun hosting.

KEAMANAN

Dalam hal keamanan, Blogger lebih unggul daripada Wordpress. Ini karena Blogger berada dibawah naungan Google yang sudah terbukti memiliki sistem keamanan yang tinggi, selama anda tidak menyebar luaskan kata sandi ke orang lain. Berbeda dengan Wordpress yang menggunakan cPanel yang kerap kali mengalami gangguan dari serangan hacker, namun kita bisa meminimalisir serangan hacker ini jika mengerti bahasa pemrograman.

SEO

Dalam hal seo, itu sebenarnya kembali kepada siapa yang mengelola. Meskipun di Wordpress memiliki plugin Yoast maupun plugin seo packed yang bisa menampilkan konten berada di halaman pertama pencarian, bukan berarti Blogger akan kalah dalam hal posisi pencarian. Nyatanya banyak juga konten dari Blogger yang berada di halaman penelusuran. Penggunaan kata kunci yang tepat dalam sebuah judul menjadi faktor penting dalam penelusuran. Jadi, mengenai bagus tidaknya dalam hal seo baik Wordpress maupun Blogger, semua sama sama bagusnya namun kembali pada siapa yang mengelola blog tersebut.

BIAYA

Dari segi biaya, Blogger lebih unggul. Karena Blogger juga sudah disediakan hosting gratisan dan subdomain gratis (yaitu blogspot). Sedangkan untuk Wordpress harus sedikit memakan biaya karena harus menyewa hosting, meskipun ada subdomain gratis dari wordpress.com tetap saja kita masih memerlukan sebuah hosting (dengan cara menyewa / membeli hosting).

Kedua platform ini sama-sama memiliki subdomain gratis (blogspot.com / wordpress.com) apabila ingin menjadikan url blog ke Top Level Domain (TLD), maka kita akan dikenai biaya pergantian domain, misal dari namaku.blogspot.com / namaku.wordpress.com menjadi namaku.com, namaku.net, namaku.org. dengan adanya Top Level Domain ini, blog kamu juga akan terkesan pro dimata pengunjung. Bagi kamu yang memang berniat memiliki blog dengan url TLD, saya rasa biaya bukan menjadi kendala karena harga TLD tidak sampai 200rb per tahun (untuk domain .com /.net)


KESIMPULAN

Dari segi Fitur, Wordpress lebih unggul. Sedangkan untuk Penggunaan blog yang tanpa dipusingkan tentang bahasa pemrograman, server dan hosting maka Blogger jauh lebih baik. Dalam hal Keamanan, Blogger lebih aman Dalam hal SEO, semua kembali pada siapa yang mengelola blog
Baca Juga
Dalam hal Biaya, Blogger hanya perlu biaya tambahan jika menggunakan TLD, sedangkan Wordpress memerlukan biaya untuk menggunakan TLD dan Hosting (sekaligus server) Untuk kamu yang masih awam sangat cocok jika ingin belajar ngeblog menggunakan Blogger, sedangkan untuk kamu yang sudah pro di dunia bahasa pemrograman blog maka Worpdress bisa menjadi pilihan yang terbaik

Nah, setelah kalian membaca ulasan diatas, jika disuruh memilih antara Blogger dan Wordpress kalian pilih yang mana? tentu jawabannya adalah relatif berdasarkan minat/selera maupun keterbiasaan. Namun meskipun begitu tetap saja kita harus menyesuaikan kecocokan antara niche yang kita pakai dengan platform yang akan digunakan. Berikut adalah beberapa ulasan mengenai niche yang cocok dalam blog sesuai platform :

[1] Blogger

Blogger merupakan platform yang bisa kita gunakan untuk memiliki blog secara gratis, interface yang ditawarkan cukup friendly dan mudah untuk dipahami. Memiliki platform dari Blogger ini user bisa menciptakan beberapa blog dalam 1 akun, platform blogger sendiri berada dibawah naungan Google, tidak heran jika pada akhirnya banyak beberapa orang lebih memilih menggunakan layanan blogger karena memang blogger dikelola oleh perusahaan besar (Google). Selain itu keahlian dalam mengelola server tidak perlu dimiliki untuk membuat blog di blogger. Selain itu blogger juga jarang sekali mengalami gangguan. Nah, beberapa niche yang sering digunakan dalam platform Blogger diantaranya adalah :
  • Curhatan
  • Kegiatan Travel
  • Tips / Trik / Tutorial
  • Hiburan / Humor
  • Cerita / Cerpen / Puisi / Novel
  • Kuliner
  • Budidaya
  • Travel
  • Olahraga
  • Fashion
  • Lifestyle
  • Review
  • Gado-gado (tema campuran)
  • Dll.

[2] Wordpress

WordPress, adalah sebuah CMS yang merupakan sebuah script atau boleh dibilang software (yang dapat didownload gratis di wordpress.org) kegunaannya tak lain dan tak bukan adalah untuk mempermudah pengelolaan konten, baik itu konten website maupun blog. Selain itu wordpress memiliki layanan pembuatan blog gratis di wordpress.com, berbeda dengan CMS dari wordpress.org yang harus memiliki hosting sendiri untuk menggunakannya, wordpress.com merupakan layanan pembuatan blog gratis tanpa harus memiliki hosting sendiri, namun dengan banyaknya keterbatasan seperti tidak boleh menggunakan javascript, tidak tersedia plugin, dll. Berikut adalah beberapa niche yang digunakan dalam platform Wordpress :

  • Tekno & Gadget 
  • Kesehatan 
  • Film 
  • Games 
  • Anime 
  • Iptek 
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Berita Nasional / Internasional 
  • Kecantikan 
  • Pendidikan 
  • Seks 
  • Download 
  • Jual Beli 
  • Dll.

Penting !! Dari beberapa pilihan niche diatas apakah boleh jika niche yang cocok untuk Blogger kita gunakan pada Wordpress (atau sebaliknya) ? Tentu saja boleh, dari niche-niche diatas tersebut, kamu bisa menempatkan niche di platform manapun (bebas). Namun, sejatinya seseorang yang memiliki jiwa nge-blog alangkah baiknya memanajemen niche mana yang sekiranya sesuai dengan platform. Apalagi jika kalian mengelola blog dengan tujuan untuk mendapatkan uang (dari Adsense), maka pemilihan niche dan platform bukanlah hal yang sepele. Gak mungkin kan kamu memakai niche curhatan lalu dipasang di Wordpress (apalagi sampai membeli hosting).
Itulah ulasan mengenai "Pilih Blogger atau Wordpress? Berdasarkan Niche yang Akan Dipakai", dari ulasan diatas diharapkan kamu memiliki gambaran mengenai bagaimana ke depannya blog yang akan kamu kelola, semuanya kembali pada pilihan kamu sendiri. Jangan sampai kamu menentukan niche dan platform berdasarkan tren, pilihlah yang sesuai dengan passion kamu agar blog kamu tidak terabaikan akibat salah dalam menentukan pilihan. Sekian wassalamu’alaikum

Kamis, 09 Februari 2017

cara membuat header fix (tidak bergerak) ketika di scroll

cara membuat header fix (tidak bergerak) ketika di scroll

Semua Ada (behangat) - Apakah telah terdapat menu navigasi pada Blog sobat. Perlu diketahui bahwa menu navigasi adalah salah satu bagian penting yang harus sobat terapkan dalam blog sobat. Maka jika dalam blog sobat belum dipasang menu navigasi, saya akan berikan cara membuatnya. Namun untuk kali ini menu navigasi yang akan saya bagikan posisinya melayang (fixed). Jadi akan selalu terdapat di bagian atas pada layar, dan mengikuti ke mana pun layar digulir.


Kecil kemungkinan tampilan menu navigasi yang saya berikan ini akan cocok dengan tampilan Blog sobat. Jadi sobat harus pintar-pintar lagi dalam mengedit kode CSS yang nanti saya berikan.
Tips Memilih Hosting Yang Baik
Tapi jika dalam Blog sobat telah terdapat menu navigasi, dan sobat ingin membuatnya melayang, sobat tidak perlu membuat menu navigasi baru. Sobat hanya perlu mengubah menu navigasi yang telah ada menjadi melayang. Jadi dengan tidak dibuatnya menu navigasi yang baru, tentunya tampilan menu navigasi yang telah ada akan cocok dengan tampilan Blog sobat.

Cara Membuat Menu Navigasi Baru Dengan Posisi Melayang.

  1. Login ke akun Blogger sobat.
  2. Masuk ke bagian Template dan klik Edit HTML.
  3. Dengan tombol ctrl + F untuk mencari kode ]]></b:skin> dan letakan kode berikut di atas kode ]]></b:skin>.
    #top-nav{background:#333;box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,0.4);

    height:28px;width:100%;min-width:970px;position:fixed;top:0;left:0;

    z-index:9999;overflow:hidden;border-bottom:1px solid #000}

    #top-nav ul{margin:0 auto;width:970px}

    #top-nav ul li{float:left}

    #top-nav ul li a{line-height:28px;padding:0 15px;color:#aaa;font-size:13px;

    text-shadow:0 -1px 0 #000;display:block;text-decoration:none}

    #top-nav ul li a:hover{color:#fff}nav{position:relative;

    font:bold 16px Calibri,Arial,Sans-Serif}nav *{margin:0;padding:0;list-style:none}nav
    ul{background:#0054bb;background:-webkit-linear-gradient(top,#0054BB,#175093);

    background:-moz-linear-gradient(top,#0054BB,#175093);background:-ms-linear-gradient(top,#0054BB,#175093);background:-o-linear-gradient(top,#0054BB,#175093);

    background:linear-gradient(top,#0054BB,#175093);height:40px;-webkit-box-shadow:inset
    0 1px 0 rgba(0,0,0,0.4),inset 0 2px 0 rgba(255,255,255,0.2),0px 1px 3px rgba(0,0,0,0.4);

    -moz-box-shadow:inset 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.4),inset 0 2px 0 rgba(255,255,255,0.2),0px
    1px 3px rgba(0,0,0,0.4);box-shadow:inset 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.4),inset 0 2px 0
    rgba(255,255,255,0.2),0px 1px 3px rgba(0,0,0,0.4)}

    nav li{float:left;display:inline}nav li a{padding:0 15px;line-height:40px;color:#111!important;

    text-shadow:0 1px 0 rgba(255,255,255,0.3);display:block;text-decoration:none;-webkit-box-shadow:inset
    1px 0 0 rgba(255,255,255,0.1),inset -1px 0 0 rgba(0,0,0,0.1);

    -moz-box-shadow:inset 1px 0 0 rgba(255,255,255,0.1),inset -1px 0 0 rgba(0,0,0,0.1);box-shadow:inset
    1px 0 0 rgba(255,255,255,0.1),inset -1px 0 0 rgba(0,0,0,0.1)}

    nav li a:hover{background:rgba(0,0,0,0.1)!important}nav li a:active{background:#0054bb;background:-webkit-linear-gradient(bottom,#0054BB,#175093);background:-moz-linear-gradient(bottom,#0054BB,#175093);

    background:-ms-linear-gradient(bottom,#0054BB,#175093);background:-o-linear-gradient(bottom,#0054BB,#175093);background:linear-gradient(bottom,#0054BB,#175093)}

    nav li ul{display:block;width:170px;position:absolute;left:auto;z-index:10;visibility:hidden;opacity:0;height:auto;-webkit-transition:all
    .26s ease-out .2s;-moz-transition:all .26s ease-out .2s;-ms-transition:all .26s
    ease-out .2s;-o-transition:all .26s ease-out .2s;transition:all .26s ease-out
    .2s}

    nav li li{display:block;float:none;width:100%}nav li:hover>ul{visibility:visible;width:200px;opacity:1}nav
    li li ul{left:200px;margin-top:-40px}nav li.sub>a{position:relative;padding-right:30px}nav
    li.sub>a:after{content:"";width:0;height:0;border-width:4px;border-style:solid;border-color:#eee
    transparent transparent transparent;position:absolute;top:20px;right:10px}

    nav li.sub li.sub>a:after{content:"";width:0;height:0;border-width:4px;border-style:solid;border-color:transparent
    transparent transparent #eee;position:absolute;top:16px;right:10px}
  4. Customize CSS di atas agar tampilan menu navigasi cocok dengan tampilan Blog sobat, terutama warna Background.

Mengetahui kode elemen dan posisi Header pada Blog

  • Masuk ke bagian Tata Letak.
  • Sentuhkan kursor pada tulisan Edit pada Widget Header.
    Widget ID diketahui = Header1
  • Masuk ke bagian Template dan klik Edit HTML.
  • Cari tulisan "Header1" dan diketahui kode elemen Header adalah <div id='header'>.
  • Cari kode <div id='header'> dan letakan kode berikut di atas kode <div id='header'>.
    <div id='top-nav'>
    <ul>
    <li><a href='/' title='Kembali ke Beranda'>Home</a></li>
    <li><a href='#'>Menu 1</a></li>
    <li><a href='#'>Menu 2</a></li>
    <li><a href='#'>Menu 3</a></li>
    <li><a href='#'>Menu 4</a></li>
    <li><a href='#'>Menu 5</a></li>
    <li><a href='#'>Menu 6</a></li>
    <li><a href='#'>Menu 7</a></li>
    <li><a href='#'>Menu 8</a></li>
    </ul>

    </div>
  • Ubah # menjadi URL sebuah halaman.
  • Ubah menu 1, menu 2, dengan nama menu yang sobat inginkan.
  • Sobat bisa menambah dan mengurangi menu navigasi dengan menghapus atau menambah kode dari
  • sampai

Menu navigasi ini akan menghalangi bagian atas blog sepanjang 30px. Jadi sobat harus memberi ruang untuk menu navigasi yang baru sobat buat sepanjang 30px.
10 Cara Mendapatkan Pengunjung Gratis

  • Cari kode body{} atau kode yang seperti berikut.
  • Pada elemen wrap, atau elemen yang mewakili tubuh blog, tambahkan kode top:30px;
  • Simpan Template.

Sabtu, 28 Januari 2017

Tips Memilih Hosting Yang Baik

Tips Memilih Hosting Yang Baik

Behangat, Hosting adalah jenis layanan hosting internet yang memungkinan individu atau organisasi membuat sebuah web yang dapat diakses atau ditemukan melalui WWW (World Wide Web). Sejak tahun 1991, Internet hanya dibatasi untuk penggunaan penelitian, pendidikan, dan ilmu rekayasa, dan digunakan juga sebagai Email, Telnet, FTP (File Transfer Protocol), USENET dan digunakan juga sebagai jalur lalu lintas dalam internet tapi dalam waktu itu masih dalam jumlah kecil.

Kali ini Behangat akan membahas mengenai hosting dan beberapa tips cara memilih hosting dengan kriteria yang bisa dibilang baik.

Setiap orang pasti dalam bertransaksi menginginkan keuntungan, maupun itu pembeli atau pun penjual pasti menginginkan hal yang sama. Disini Behangat ingin memberikan tips penting bagi para hostinger mapun seller hosting, pastikan produk yang kalian beli atau yang kalian jual itu bermutu dan memuaskan pelanggan, jika pelanggan puas maka hati rasa lega tidak ada yang mengganjal. Berikut ada hal-hal penting yang harus diperhatikan saat bertransaksi yang berkaitan dengan Hosting.

=> Harga / Price

Semakin besar harga, maka semakin tinggi juga spesifikasi atau layanan server yang sobat gunakan. Berlaku sebaliknya, semakin murah harga hosting yang sobat beli, maka pelayanan server yang sobat terima sama dengan harga yang tertera sesuai paket yang sobat gunakan. Disarankan untuk menanyakan kepada kerabat atau pun kepada komunitas yang sobat ikuti. Atau bisa juga bertanya langsung dengan CS (Customer Service) yang online 24 jam atau pada jam tertentu.

=> Ukuran Transfer Data / Bandwith

Ukuran bitrate ini juga sangat berpengerauh bagi server sobat, apabila sobat membeli hosting dengan data 5 Gb setiap bulannya, jika memang kapasitas itu mencukupkan sobat untuk menjalankan web yang sobat buat dengan server itu dengan lancar maka tidak menjadi masalah, tapi apabila untuk layanan web download atau streaming semacamnya, jika data segitu mungkin tidak akan cukup, mungkin server sobat bisa down dan tidak dapat diakses oleh pengunjung setia sobat. Disarankan untuk membeli server sesuai dengan keperluan sobat masing-masing. Jika memang yang sobat gunakan itu over loot, biasanya setiap layanan hosting menyediakan untuk meng upgrade layanan yang sobat beli dan sobat gunakan.



=> Kapasitas Penyimpanan / Disk Space

Layaknya memori pada HP sobat masing-masing, jika terlalu banyak file yang tersimpan dalam memori sobat, maka akan full dan tidak dapat digunakan lagi untuk menyimpan sesuatu. Mungkin dengan cara menghapus file dalam penyimpanan sobat dapat memecahkan masalah, bagaimana jika file yang ada dalam penyimpanan sobat itu penting semua ? mungkin sobat akan berfikir berkali-kali untuk menghapus file tersebut. Begitu juga dengan penyimpanan pada hosting sobat, sobat dapat menambahkan kapasitas penyimpanan sobat sesuai kebutuhan sobat melalui web penyedia hosting yang sobat gunakan. Disarankan untuk memilih dengan tepat sesuai kegunaan dari hosting yang akan sobat beli.

=> Kualitas dan Kecepatan Server

Dalam job atau kehandalan sobat, maka sobat membutuhkan perangkat yang mendukung kebisaan sobat, layaknya Editing atau Filmaker, maka orang-orang tersebut akan mencari Laptop atau PC dengan spesifikasi yang bukan sekedar perangkat, mereka akan mencari spesifikasi yang melebih batas rekomendasi sebagai titik aman. Begitu juga dengan sobat, jika hosting yang sobat punya atau yang sobat beli dan akan digunakan untuk web streaming maka server yang sangat lambat adalah hal sangat menjengkelkan bagi pengunjung, bahkan sobat sendiri akan sangat terbuang waktunya dalam mengotak-atik web sobat sendiri. Maka carilah hosting dengan server yang menurut sobat sangat memuaskan dan sudah terbukti dengan testimoni. Biasanya setiap penyedia layanan hosting menyediakan versi trial untuk masa percobaan penggunanya sebelum membeli secara resmi melalui pembayaran yang akan diarahkan oleh penyedia layanan itu.

=> Support / Bantuan dari Pihak Penyedia Layanan

Saat terjadi masalah dengan hosting sobat, maka orang yang pertama akan sobat cari adalah "CS" atau Customer Service dari pihak penyedia layanan yang sobat gunakan. Bisanya dalam web tersedia sebuah laman yang dikhususkan untuk melaporkan mengenai masalah yang sobat alami dengan hosting sobat, sebaiknya penyedia layanan adalah yang mampu melayani masalah yang dialami oleh pengguna penyedia layanan itu sendiri, semakin banyak support dalam satu layanan maka semakin dinilai baik juga oleh customer.

Ada yang masih terbayang-bayang oleh pikiran sobat mengenai artikel diatas ? silakan tinggalkan pertanyaan sobat dalam komentar dibawah. Sekarang sudah banyak penyedia layanan hosting, baik itu komersial maupun pribadi. Semua terserah sobat ingin menggunakan layanan yang mana, mungkin bisa mengikuti langkah diatas agar benar-benar mendapatkan hasil yang sobat inginkan. Sekian dari Behangat bila ada kata-kata yang salah mohon dibenarkan. Semoga apa yang Behangat sampaikan pada artikel ini bermanfaat bagi kita